RESUME BASDAT

DDL (Data Definition Language)

MySQL adalah perangkat lunak sistem manajemen basis data relasional yang digunakan untuk mengelola atau mengatur database yang memungkinkan user untuk berinteraksi dengan basis data di dalam disk.

Data Definition Language (DDL) adalah bahasa basis data yang digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, dan menghapus basis data serta objek-objek yang diperlukan, seperti table, view, user, index dan sebagainya. DDL biasa digunakan oleh
Data Base Administrator (DBA) dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

DDL yang digunakan meliputi perintah sebagai berikut:
CREATE; digunakan untuk membuat objek yang baru.
ALTER; digunakan untuk mengubah objek yang sudah ada.
DROP; digunakan untuk menghapus objek yang sudah ada.

 

# membuat tabel

CREATE TABLE [schema, ] table
( column datatype [DEFAULT expr][,...]);

# menghapus tabel

DROP TABLE dept;

# modifikasi tabel

ALTER TABLE table
MODIFY      (column datatype [DEFAULT expr]
 [, column datatype] ... );

 

DML (Data Manipulation Language)

DML atau Data Manipulation Language adalah kumpulan perintah query yang digunakan untuk memanipulasi data dalam tabel, seperti menambah, merubah atau menghapus data. Perintah ini tidak terkait dengan struktur dan metadata dari objek-objek yang berada pada tabel-tabel database.

* menambah data di sebuah tabel

INSERT INTO nama_tabel(field ke-1, ….. field ke-n)
VALUES(nilai_field_ke-1, …. nilai_field_ke-n);

* menghapus data di sebuah tabel

DELETE FROM nama_tabel
[ WHERE kondisi];

*merubah data pada sebuah tabel

UPDATE nama_tabel
SET nama_field = data_baru
WHERE nama_field = data_lama;

ERD (Entitas Relationship Diagram)

ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.

Entitas adalah objek dalam dunia nyata yang dapat dibedakan dengan objek lain, sebagai contoh mahasiswa,dosen,departemen. Entitias terdiri atas beberapa atribut sebagai contoh atribut dari entitas mahasiswa adalah nim,nama,alamat,email, dll. Atribut nim merupakan unik untuk mengidentifikasikan / membedakan mahasiswa yg satu dengan yg lainnya. Pada setiap entitas harus memiliki 1 atribut unik atau yang disebut dengan primary key.

Atribut adalah Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.

Ada dua jenis Atribut :

1) Identifier (key) digunakan untuk menentukan suatuentity  secara unik (primary key).

2) Descriptor (nonkey attribute) digunakan untuk menspesifikasikan karakteristik dari suatu entity yang tidak unik.

Relasi adalah hubungan antara beberapa entitas. sebagai contoh relasi antar mahaiswa dengan mata kuliah dimana setiap mahasiswa bisa mengambil beberapa mata kuliah dan setiap mata kuliah bisa diambil oleh lebih dari 1 mahasiswa. relasi tersebut memiliki hubungan banyak ke banyak.

Kardinalitas menyatakan jumlah himpunan relasi antar entitias. pemetaan kardiniliat terdiri dari :

one-to-one :sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B paling banyak 1contoh diatas relasi pegawai dan departemen dimana setiap pegawai hanya bekerja pada 1 departemen.

one-to-many : sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B lebih dari satu contoh diatas adalah 1 depertemen memiliki banyak pegawai.

many-to-many : sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B lebih dari satu dan B berhubungan dengan A lebih dari satu jugan contoh diatas adalah relasi mahasiswa dengan mata kuliah.

Agregasi Database

Agregasi dalam SQL merupakan proses untuk mendapatkan nilai dari sekumpulan data yang telah
dikelompokkan. Pengelompokan data didasarkan pada kolom atau kombinasi kolom yang dipilih.
Beberapa fungsi untuk agregasi adalah:

1.MAX : mencari data terbesar dari sekelompok data

Perintah umum : SELECT MAX(nama_field) From nama_tabel

contoh

select max(harga) from alfa;

2.MIN : mencari data terkecil dari sekelompok data

Perintah umum : SELECT MIN(nama_field) From nama_tabel

contoh

select min(harga) from alfa;

3.COUNT : mencari cacah data (data NULL tidak akan dimasukkan dalam perhitungan,kecuali disebutkan secara khusus)

Perintah umum : SELECT COUNT(nama_field) From nama_tabel

contoh

select count(*) from alfa;

4.SUM : mencari jumlah dari sekumpulan data numeris

Perintah umum : SELECT SUM(nama_field) From nama_tabel

contoh

select sum(harga) from alfa;

5.AVG : mencari rerata dari sekumpulan data numeris

Perintah umum: SELECT AVG(nama_field) From nama_tabel

contoh

select avg(harga) from pegawai;

6.ROUND : digunakan untuk melengkapi bidang numerik dengan jumlah desimal yang ditentukan
Perintah: SELECT ROUND(nama_field,jumlah_decimal) From nama_tabel

contoh

select round(harga,0) from alfa;

7. STDDEV_POP :  digunakan untuk menghasilkan nilai standart deviasi populasi.

Perintah umum: SELECT STDDEV_POP(nama_field) From nama_tabel

contoh  SELECT STDDEV_POP(nilai) FROM nilai

select stddev pop(harga) from alfa;

8. VAR_POP : digunakan untuk menghasilkan nilai standart varian populasi. Perintah umum : SELECT VAR_POP(nama_field) From nama_tabel

contoh

select var pop(harga) from alfa;

Mengurutkan data dengan ascending maupun descending

select*from alfa order by harga asc;
select*from alfa order by harga desc;

 

RESUME PERTEMUAN 3

Multimeter adalah alat untuk mengukur listrik atau yang sering disebut VOM(Volt Ohm Meter) yang dapat mengukur tegangan listrik(voltmeter),hambatan(ohm- meter),dan arus(ampermeter).

Multimeter ada dua macam yaitu:

1.Multimeter Analog

2. Multimeter  Digital

cara mengukur resistor dengan multimeter

1. siapkan multimeter

2. ada dua probe yaitu yang merah sama yang warna hitam, warna hitam negatif dan warna merah positif, lalu pasangkan probe itu sesuai yang di sediakan warna merah ke bagian yang positif dan warna hitam kebagian yang negatif.

3. multimeternya di ke nolkan dulu, supaya pengkuranya tepat.

4. baca besar resistor berdasarkan gelang warnanya , ini dilakukan untuk pemilihan pengali pada knop multimeter.

5. Lakukan kalibrasi alat ukur. Perlu diingat bahwasannya kalibrasi dilakukan setiap kali kita mengganti besar pengalinya. Adapun langkah kalibrasi akan saya jelaskan pada bagian bawah artikel ini bagian contoh pengukuran.

6.Lakukan pembacaan skala. Perlu diingat bahwa dalam pembacaan skala pada multimeter cari garis skala yang memiliki penunjuk angka nol di sebelah kanan. Biasanya garis skala pengukuran tahanan berwarna hijau dan ditandai dengan simbol  Ω.

Cara mengukur kapasitor dengan multimeter analog

1. Atur posisi skala Selektor ke Ohm (Ω) dengan skala x1K

2. Hubungkan Probe Merah (Positif ) ke kaki Kapasitor Positif

3. Hubungkan Probe Hitam (Negatif) ke kaki Kapasitor Negatif

4. Periksa Jarum yang ada pada Display Multimeter Analog,

Kapasitor yang baik : Jarum bergerak naik dan kemudian kembali lagi.
Kapasitor yang rusak : Jarum bergerak naik tetapi tidak kembali lagi.
Kapasitor yang rusak : Jarum tidak naik sama sekali.

Cara mengukur kapasitor dengan multimeter digital

1.Atur posisi skala Selektor ke tanda atau Simbol Kapasitor

2.Hubungkan Probe ke terminal kapasitor.

3.Baca Nilai Kapasitansi Kapasitor tersebut.

Cara mengukur cek transistor NPN

1. Atur Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x10k

2. Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Basis (B) dan Probe Merah pada Terminal Emitor (E), Jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik

3. Pindahkan Probe Merah pada Terminal Kolektor (C), jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik

 

Cara mengukur / cek transistor PNP

1.Atur Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x10k

2.Hubungkan Probe Merah pada Terminal Basis (B) dan Probe Hitam pada Terminal Emitor (E), Jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik

3. Pindahkan Probe Hitam pada Terminal Kolektor (C), jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik.

Cara mengukur baterai

1.Jika diperlukan, menggunakan sekrp pengatur posisi jarum(preset), atur posisi jarum pada papan skala sehingga berada pada posisi angka nol.

2. Saklar jangkauan ukur diletakan pada posisi DcmA, batas ukur(range) pada anka 500.

3. Kabel penyidik (probes) warna merah (+) diletakan pada kutub positif baterai.

4. Kabel penyidik (probes) warna hitam (-) diletakan pada kutub negative baterai

5. Jarum penunjuk pada papan skala akan bergerak ke kanan menunjuk angka 0-250 DCV, (pada beberapa alat ukur pada papan skala tertulis DCV, A artinya skala tersebut DCV, DCA, dan DcmA , atau VmA artinya skala tersebut untuk DCV, ACV dan DcmA).

6. Jika pada batas ukur (range) 500, hasil engukuran kurang terbaca, batas ukur (range) dapat dipindahkan posisinya pada angka 25 atau 0,25.

RESUME RANGKAIAN ELEKTRONIK PERTEMUAN 1 DAN 2

Assalamu’alaikum wr. wb.
pada kali ini saya post tugas Rangkaian Elektronik ,berisi resume tentang “Rangkaian Elektronik “ yang didapat dari hasil kelas praktikum pertemuan ke-1 dan ke-2.
Rangkaian Elrktronik
Pertemuan 1 membahas komponen listrik:
Komponen listrik dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Komponen Aktif
Yaitu komponen yang memerlukan arus listrik .
Contoh Komponen Aktif:
– Transistor
Jenis-Jenis Transistor terbagi atas 3 bagian lapisan material semikonduktor yang terdiri dari dua formasi lapisan yaitu lapisan P-N-P (Positif-Negatif-Positif) dan lapisan N-P-N (Negatif-Positif-Negatif). Fungsinya untuk penguat arus,switcing,dan stabilisasi tegangan.
– Dioda
dioda adalah dua lapisan elektroda N (katoda) dan lapisan P (anoda), dimana N berarti negatif dan P adalah positif . fungsi dioda sebagai penyearah arus.
– IC(Integrated Circuit)
fungsi IC sebagai pengontrol.
2. Komponen Pasif
Yaitu komponen yang tidak memerlukan listrik.
Contoh Komponen Pasif :
– Resistor => Penghambat arus
• Variabel Resistor
• LDR
• Thermistor
– Kapasitor
• Biasa
• Elekttolit
• Variabel
– Induktor
• Nilai tetap
• Variabel
Pertemuan 2 membahas tentang rangkaian listrik ;
Rangkaian listrik ada 2 yaitu :
1. Rangkaian Terbuka
2. Rangkaian Tertutup

simbol simbol pada rangkaian:

as

 

: sumber tegangan atau beda potensial

: penghantar berarus listrik; arah panah menunjukkan arah aliran arus listrik.

 

: hambatan listrik atau resistor

:hambatan listrik atau resitor

: hambatan listrik atau resistor

 

: sakelar

: alat ukur amperemeter

: alat ukur voltmeter

 

: alat ukur ohmmeter

 

 

Jenis jenis rangkaian ada 3 yaitu :

1. Rangkaian Seri
Rangkaian Seri adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri).

df

Screenshot (12)

2. Rangkaian Pararel
Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet (paralel).

ds asd

3. Rangkaian Seri-Pararel
Gabungan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel disebut rangkaian seri-paralel.

fhagxg